Senin, 28 November 2016

Zikir 212

HASIL KESEPAKATAN DISAMPAIKAN HABIB RIZIEQ (GNPF MUI DAN KAPOLRI)

1. Aksi tetap belangsung tgl 2 Desember 2016 dengan tema dan target yang sama. SUPER DAMAI GELAR SAJADAH                                         
2. GNPF MUI DAN POLRI sepakat bahwa dalam aksi bela islam 3 diadakan dizkir, taushiyah ulama dan umaro di Lapangan MONAS Pkl. 08.00 - Sholat Jumat dg Khotib KH. Ma'ruf Amin dan mengajak jajaran TNI dan POLRI                       
3. Usai sholat Jum'at jajaran GNPF MUI menyapa seluruh umat dan melepas para aktivis pulang dg tertib                       
4. Perlunya dibentuk tim terpadu untuk mengatur teknis pelaksanaan mencakup penetapan kiblat, penetapan panggung dan shof, membuka pintu monas dan pembuatan pintu2 darurat. menyediakan posko medis dan logistik serta tempat wudhu. menempatkan tim GNPF MUI di berbagai tempat serta mengarahkan mereka ke tempat acara. menyiapkan tempat d luar monas jika tempat tidak menampung. tim terpadu wajib mengatur bagi peserta dari luar agama islam. (Tim terpadu terdiri dari polri, tni dan gnpf mui)                       
5. Jika ada gerakan diluar kesepakatan maka kami nyatakan itu bukan bagian dari aksi bela islam 3 dan GNPF MUI tidak bertanggung jawab serta menjadi Hak Kewajiban Polisi mengambil tindakan                       
                    
TIDAK ADA LAGI HIMBAUAN DARI POLDA-POLDA DAN PERUSAHAAN TRANSPORTASI YANG MENGHALANGI UMAT ISLAM UNTUK IKUT AKSI KE JAKARTA. INI KESEPAKATAN KAMI DAN POLRI.                       
                
SETELAH AKSI 212, PIHAK MUI MENGUSULKAN DIADAKANNYA FORUM RUJUK NASIONAL BERUPA DIALOG KEBANGSAAN ANTARA BERBAGAI KALANGAN DAN GNPF MUI MENERIMA DENGAN BAIK TAWARN INI.

Minggu, 14 Agustus 2016

Tax Amnesty

Di depan 10.000 peserta sosialisasi tax amnesty yang hadir, Sri Mulyani mengingatkan masyarakat yang selama ini menyimpan uangnya di luar negeri, dan menghindari pajak.

"Saya ingin sampaikan, kalau selama ini Bapak Ibu merasa nyaman menyembunyikan duit di bawah bantal atau pun di luar negeri untuk menghindari pajak. Bapak-Ibu perlu diketahui dunia hari ini, semua menteri keuangan di seluruh dunia sedang mencari pajak. Dicari di Amerika dia lari ke Inggris, dicari ke Inggris dia lari ke Italia, dicari ke Italia dia lari terus," papar Sri Mulyani dalam acara sosialisasi yang dilakukan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (1/8/2016). 

Mantan Direktur Bank Dunia ini menyatakan, pengusaha saat ini sudah sangat ahli menghindari pajak. Namun para menteri keuangan sekarang juga sudah ahli.

"Para menteri keuangan seluruh dunia sudah berkomitmen untuk melakukan pertukaran data pajak secara otomatis. Bapak atau Ibu yang menghindari pajak ke mana pun di seluruh dunia akan saling lapor, sehingga tidak ada tempat untuk bersembunyi," kata Sri Mulyani.

"Sekarang dunia berkomitmen, Bapak Ibu yang tenang duitnya ada entah di mana, hati-hati kami sudah menerapkanautomatic exchange," imbuhnya.

Memang mulai 2018 nanti akan ada pertukaran data otomatis di dunia demi kepentingan pajak. Jadi tidak ada lagi yang bisa diam-diam menyimpan dananya di luar negeri tanpa terlacak.

Karena itu, ujar Sri Mulyani, dia menyarankan agar masyarakat yang belum menyampaikan seluruh hartanya dengan benar di surat pemberitahuan (SPT) untuk ikut tax amnesty. Alasannya, tarif tebusannya murah.

"Manfaatkan sekarang, karena rate-nya (tebusan) sangat kecil. Sampai akhir September adalah rate paling rendah hanya 2 persen," ungkapnya.

Tgl 1 july - 30 sept adalah tahap 1 dgn tebusan hanya 2 persen dari jumlah kekayaan

Tgl 1 oct - 31 dec adalah tahap 2 dgn tebusan hanya 3 persen dari jumlah kekayaan

Tgl 1 jan - 30 maret adalah tahap 3 dgn tebusan hanya 5 persen dari jumlah kekayaan

Jika kita ga melakukan tax amensty kali ini maka semua data perbankan kita akan lgs bisa dilacak mulai tahun 2018 bahkan diluar negeri sekalipun. Dan akan dikenakan pajak yg sangat tinggi kepada penggelapan wajib pajak

Sepintas tentang tax amnesty

Untuk tax amnesty :
1. Asuransi =  hanya dilaporkan yang ada unitlink saja, akumulasi premi s/d desember 2015

2. Mobil = harga mobil bekas per 31/12/15

3. Rumah = harga Dalam NJOP 2015 + BPHTB 5% x njop dan harus dbaliknama max 31 desember 2017 jika tidak maka akan dikenakan PPh biasa

4. Hutang = max 50% harta bersih u org pribadi, max 75% u/ badan hukum

5. Saham = nilai per 31/12/15

6. Emas = jika lantakan maka mengikuti harga antam per 31/12/15, jika berbentuk perhiasan, mengikuti harga kewajaran.. Misalnya perhiasan emas kadar 80% per gram 400rb x 10kg

* jika ikut tax amnesty, seluruh penghasilan , PPn, mutasi rekening di bawah 31 desember 2015 akan diputihkan/ tidak diperiksa pajak

* harta yg tidak diikutkan tax amnesty, dikemudian hari akan dikenakan PPh + denda 200% jadi max sekitar 60% dari nilai harta

* wajib pajak yg menjual rumah/ tanah lebih dari 1x / tahun dan nilai di atas 4,8M akan dikenakan PPN

* untuk tax amnesty akan dilihat 3 tahun mendatang (2017-2019) apakah harta yg dilaporkan dalam TA , sesuai tidak? Jika tidak sesuai (markup) maka TA akan dibatalkan dan pajak yg disetor tidak dapat ditarik kembali / dikompesasikan di pajak tahun2 berikut
😁😬😊☺

Kamis, 28 Juli 2016

Kasihilah orang tua

Kematian itu Pasti

Sekedar mengingatkan
▬▬🕘► Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji'uun . . . .

Telah meninggal dunia
N a m a : . . .
Umur     : . . .
Alamat  :
Akan dimakamkan di : . . . . . .

🕙Entah esok, lusa, atau kapan saja namamu dan namaku
akan mengisi .......... di atas,

Maka, perbaikilah amal dan ibadah kita . .
Isi sisa umur kita dengan se-baik²nya..

🕖Kematian tidak menanti taubatmu...
Istiqomahlah..!!!

Pergaulilah manusia dengan ucapan, sikap dan akhlak yg mulia . .

Drama.   : 90 menit
Sinetron : 60 menit
Film.       : 120 menit
Lihat Sepakbola 120 menit
Sholat hanya 5 menit !!!

Neraka sepanjang masa . . .
Syurga sepanjang masa . . .
Hendaklah kita bisa merenungi . . !!!

Teman di BB ratusan orang . .
Teman di WA Ratusan orang
Teman di facebook mungkin ribuan orang..
Tetangga di komplek puluhan orang . .

Namun . .
Ketika kita mati . .
Kita di kubur sendiri . .
Inilah realita kehidupan . .

Ternyata yg bermanfaat
hanyalah amal baik dan sholatmu . . !!!

Jika Al-Qur'anmu berdebu . .
menangislah . . !!!

Karena barang siapa meninggalkan membaca Al-Qur'an 3 hari ber-turut² . .
dia telah dianggap mengabaikan Al-Qur'an..

Jenazah demi jenazah . . .
Kematian demi kematian . . .
Berita duka bagaikan kilatan petir . . .

Si Fulan tertabrak mobil . .
Yg lain karena sakit . .
Yg lain lagi jatuh ketika jalan pagi . .
Yg lain ketika sedang tidur . .

Kita memakamkannya di bawah tanah . .
Pasti . .
Akan tiba waktuku dan waktumu . .

Maka siapkanlah bekal
untuk perjalanan
yg tak akan kembali lagi . . .

Jangan menunda taubat . .
Jangan beralasan masih muda . .
Di pemakaman tdk tertulis "khusus orang tua"

Hidup di dunia ini "hanya" 3 hari . .

Hari kemarin :
Sudah kita lalui dan tdk akan kembali lg . .

Hari ini :
Sedang kita jalani dan tdk akan abadi . .

Hari esok :
Kita tdk pernah tahu yg akan terjadi esok, bisa jadi kita sudah mati . .

Maka maafkan . .
Relakan dengan tulus dan ikhlas . .
(Saya), (anda), (mereka)
Pasti mati . . pasti pergi . .

▬► Ya Allah,
Kami memohon kepada-Mu akhir kehidupan yg husnul khotimah . .
Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin.

Copas dari grup WA FORSILA

Sabtu, 12 Maret 2016

GERAKAN BELANJA DI WARUNG TETANGGA"

Di copy dr fb kang Andi : "Mari berbelanja di warung tetangga!"

Berbelanja kebutuhan harian, mingguan atau bulanan keluarga, biasanya kita lakukan di hari libur. Tetapi, bijakkah kita bila membeli jauh2 ke pusat belanja "modern"?
Coba tengok kebiasaan kita ini. Belanja di swalayan Indomaret atau AlfaMart, semua barang memang terpampang. Tapi, hampir tak ada interaksi kemanusiaan. Apalagi pertemanan dan persaudaraan. Bertahun-tahun kita menjadi pelanggan, yang bahkan dibuktikan dengan "kartu pelanggan", tapi sungguh penjualnya tetap tidak kita kenal. Bahkan pelayanpun kita tak tahu siapa, apa dan bagaimana kehidupan mereka. Komunikasi hanya dengan "pelayan", ingat bukan "penjual". Dan hanya seputar transaksi saja. Itupun sekarang diwakili dengan tulisan.

Sementara ketika kita membeli di warung tetangga, selain dekat, juga ada interaksi sosial kemasyarakatan yang akrab. Ada "obrolan", bukan sekedar transaksi barang yang menghilangkan nilai sosial kemanusiaan kita. Kita jadi tahu, kenal dan dekat dapat silaturahmi dengan masyarakat dan lingkungan. Komunikasi beginilah yang manusiawi. Yang menghubungkan antar orang, komunitas dan masyarakat. Bukan sekedar barang, angka penjualan dan plastik kemasan.

Membeli di warung tetangga akan menumbuhkan kekuatan ekonomi keluarga itu. Kita jadi berperan bagi tegaknya ekonomi dan ketahanan sebuah keluarga. Suami, istri dan anak2nya. Dan mereka, berperan sebagai penjual. Berwirausaha. Bukan sekedar menjadi pelayan alias babu dari para pemilik modal kapitalis liberal yg berdalih seragam karyawan...

Bayangkan, sampai umur berapa toko2 modern "mau" mempekerjakan para pelayan ini? Cuma saat usia muda. Sedang dengan menjadi "penjual", sebenarnya mereka akan "terhidupi" Bahkan sampai anak-anak mereka dewasa.

Belum lagi soal efektifitas budget kita. Bayangkan, saya pernah uji coba, membawa uang 100 ribu dan pergi ke toko swalayan modern. Ternyata kurang! Dan lihat belanjaannya. Saya banyak membeli barang yang tak perlu. Karena godaan iklan dan penataan, saya melakukan pemborosan!

Sedang ketika saya ke warung tetangga, uang 100 ribu masih sisa. Barangnya pun sangat fungsional, benar-benar kebutuhan pokok. Dan saya mendapatkan bonus ungkapan penjual yang membahagiakan, "Alahamdulillah  syukur ya, pagi2 sudah ada yang belanja 75 ribu.... makasih ya bu", sambil tersenyum tulus...
Sungguh itu bonus yang lebih mahal daripada sekedar "obral dan diskon ngakali" yang penuh strategi bisnis.

Jadi berpikirlah sebelum berbelanja! Shopping lah di warung tetangga atau pasar tradisional. Nikmatilah sisi kemanusiaan anda. Disitulah "rekreasi sebenarnya".Jangan buang waktu anda di swalayan dan supermall modern hanya untuk membeli kebutuhan pokok rumah tangga anda. Warung tetangga jauh Lebih murah, manusiawi, menumbuhkan ekonomi, memberdayakan masyarakat, dan ada nilai silaturahmi antar tetangga.
Mau umur panjang dan banyak rejeki? Mari biasakan berbelanja di warung tetangga baik kita...

Sekali lagi " Ayo Selamatkan Warung/Toko dan Pasar Tradisional di sekeliling kita"!

Mohon dishare ya ...

"GERAKAN BELANJA DI WARUNG TETANGGA"

Selasa, 08 Maret 2016

Tata cara sholat gerhana

PANDUAN FIKIH GERHANA:

JIKA GERHANA TIDAK TERLIHAT

Gerhana tidak terlihat berarti tidak ada shalat gerhana.

Karena shalat gerhana ini dikaitkan dengan penglihatan, bukan berdasarkan hisab atau hasil perkiraan ilmu falak atau astronomi. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلاَةِ

“Jika kalian melihat gerhana tersebut (matahari atau bulan) , maka bersegeralah untuk melaksanakan shalat.” (HR. Bukhari no. 1047)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Apa hukum jika gerhana matahari tertutup awam mendung, namun sudah dinyatakan di berbagai surat kabar sebelum itu bahwa nanti akan terjadi gerhana dengan izin Allah pada jam sekian dan sekian. Apakah shala gerhana tetap dilaksanakan walau tidak terlihat gerhana?”

Syaikh rahimahullah menjawab, “Tidak boleh berpatokan pada berbagai berita yang tersebar atau berpatokan semata-mata dengan berita dari para astronom. Jika langit itu mendung, maka tidak ada shalat gerhana karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengaitkan hukum dengan penglihatan (rukyat). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika kalian melihat terjadinya gerhana, maka segeralah shalat.” Suatu hal yang mungkin, Allah menyembunyikan penglihatan gerhana pada satu daerah, lalu menampakkannya pada daerah lain. Ada hikmah di balik itu semua.” (Sumber: Saaid.Net)

# Sehingga jika ada yang shalat gerhana padahal cuma melihat di TV atau berpatokan pada berita saja, nyatanya di daerahnya sendiri tidak nampak gerhana karena tertutup mendung, maka ia telah keliru.

Baca selengkapnya di sini:

https://rumaysho.com/9056-gerhana-tidak-terlihat-berarti-tidak-ada-shalat-gerhana.html

Berbagai penjelasan tentang shalat gerhana ada di sini:

https://rumaysho.com/tag/shalat-gerhana

Ustadz M Abduh Tuasikal

Dari postingan whatsapp akh Hendra Forsila

Senin, 29 Februari 2016

Ridwan Kamil

Mohon maaf, walau kesempatan itu ada, saya memutuskan untuk tidak maju ke pemilihan Gubernur DKI 2017. Ini alasannya. mohon dibaca dengan seksama. Semoga Jakarta bisa memilih pemimpin terbaik tahun depan. hatur nuhun.

------

Ke Jakarta Tidak ke Jakarta

Indonesia lahir dari imajinasi. Rumah besar dengan penghuni yang beragam bukan seragam. Indonesianis Ben Anderson pun menyebut Indonesia sebagai "imagined community". Imajinasi ambisius yang mencoba menyatukan kebhinekaan 17 ribu pulau dan 700-an bahasa ini. Keragaman dan kekayaan tanah air ini luar biasa. Bangsa Portugis, Inggris dan Belanda pun dahulu berebut kekayaan ibu pertiwi ini. Kekayaan alam yang bisa membuat Belanda mau tukar guling Maluku dari Inggris dan menukarnya dengan pulau New Amsterdam yang berubah nama menjadi Manhattan New York City hari ini.

Manusia modern Indonesia hari ini dominasinya adalah turunan migran Micronesia asal Tiongkok yang dalam perjalanan sejarahnya bercampur dengan genetika India atau Arab. Bukan aseli turunan dari Homo Erectus Sangiran atau The Hobbit alias Homo Floresiensis. Migrasi bangsa Micronesia ribuan tahun lalu mendatangi Taiwan, Filipina, Indonesia sampai sejauh kepulauan Pasifik dan Hawaii. Makanya sawo matang kita mirip dengan sawo matang orang Hawaii. Jika mau melihat leluhur bangsa Indonesia, datangi kaum aborigin Taiwan yang genetikanya mirip dengan sawo matang manusia modern Indonesia hari ini. Sehingga mengadu domba etnisitas manusia Indonesia hari ini dengan istilah pribumi bukan pribumi adalah kebodohan.

Sejarah mencatat pusat Nusantara saat Sriwijaya adalah disekitar Sungai Musi. Nusantara saat Majapahit sebagai penguasa berpusat di Mojokerto. Dan Nusantara atau Indonesia hari ini berpusat Jakarta. Jakarta adalah pusat pemerintahan/politik dan juga pusat ekonomi Indonesia. Berbeda dengan Amerika dimana pusat pemerintahan di Washington DC dan pusat ekonominya di New York atau Los Angeles. Atau Tiongkok dengan Beijing sebagai pusat politik dan Shanghai sebagai pusat ekonomi.
Bercampurnya segala pusat ini itu di Jakarta membuat manusia-manusia Indonesia berlomba mengadu nasib ekonomi atau nasib politiknya ke Jakarta. Jakarta adalah mitos. Jakarta sekaligus juga adalah bom waktu.

***

Sedemikian besarnya magnet Jakarta sebagai kepusatan atas banyak hal, tidaklah heran jika menjadi Gubernur Jakarta menjadi incaran utama panggung politik. Pak Jokowi mundur dari Solo untuk menjadi Gubernur Jakarta tahun 2012 yang kemudian menjadi Presiden Republik Indonesia di tahun 2014. Pak Ahok mundur dari anggota DPR untuk berpasangan dengan Pak Jokowi. Pak Alex Nurdin mundur sebagai Gubernur Sumsel, dan balik lagi ketika kalah. Tahun depan pak Ahok pun bersiap untuk pemilihan berikutnya. Dan karena satu dan lain hal, tawaran dan kesempatan itu pun datang kepada saya.

Saya tidak melakukan upaya apapun yang bersifat mempromosikan diri ke warga Jakarta. Sehingga ketika hasil survey menyatakan popularitas dan elektabilitas tiba-tiba-tiba naik, saya duga karena apa yang saya lakukan di Bandung dengan mudah dikonsumsi warga Jakarta via media sosial. Jangan lupa Jakarta adalah kota Twitter paling cerewet se dunia.

Kenapa tidak segera menyatakan maju atau tidak?  Sebagai manusia timur, saya dilatih ibu saya untuk menghormati silaturahmi. “Jangan menolak undangan silaturahmi dan perbanyak takziah pada yang baru meninggal,” itu pesan rutin Ibu saya. Saya paham maksudnya, dengan silaturahmi persaudaraan berlipat. Dengan takziah, rasa syukur dan semangat hidup bertambah.

Itulah kenapa selama 3 bulan terakhir saya tidak langsung menyatakan iya atau tidak terhadap tawaran menjadi calon Gubernur DKI. Saya menghormati masukan dan aspirasi dengan menghadiri undangan silaturahmi dari beragam kelompok warga dan tokoh Jakarta. Saya mendatangi informal undangan dari 4 parpol. Dalam kurun waktu tersebut, saya mendengarkan dengan seksama masukan langsung dari Bapak Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua DPD, termasuk berdiskusi hangat dengan Pak Prabowo Subianto. Saya memperhatikan masukan warga via media sosial juga. Dan sampai hari Minggu 28 Februari 2015 pun saya masih menerima silaturahmi tokoh-tokoh nasional di Jakarta. Semua saya dengarkan dengan baik.

  ***

Memenangkan pemilihan Gubernur Jakarta 2017 bukan hal yang mustahil. Saya dulu memulai pemilihan di Bandung dengan 6% sebagai ’nobody’, sementara incumbent sudah 30%.  Dan akhirnya menang 45% dengan determinasi dan strategi kreatif ini itu. Dari survey terakhir di Jakarta yang masuk ke saya, popularitas sudah 60% dan elektabilitas 20%. Dan ini pun, dengan saya tidak melakukan apa-apa. Belum bergerak.

Gak takut kalah? Menang kalah dalam hidup adalah biasa. Cinta saya pernah ditolak 2 kali. Kalah dalam sepakbola sering. Masuk arsitektur gara-gara tidak berhasil masuk Teknik Kimia ITB dan saya pernah dilecehkan berkali-kali saat di Amerika karena minoritas dan faktor ras. Saya sudah melewati semua itu. Makanya mau dimaki atau dibuli di twitter atau medsos oleh banyak pihak termasuk para buzzer lawan politik itu mah biasa saja. Politik itu bising. Insya Allah saya sudah kebal.

Masalah batin saya hanya satu. Saya belum selesai menunaikan tugas sebagai Walikota Bandung. Andai pilkada di Indonesia ini bisa serempak awal dan akhirnya, tentu tidak akan ada dilema seperti ini. Jika pilkada bisa serempak semua, tidak akan ada stigma pemimpin kutu loncat bagi mereka yang ingin mengabdi ke jenjang lebih tinggi. Dan jika mengikuti hawa nafsu dan hitungan matematika pilkada, pastilah saya tidak banyak berpikir panjang. Namun hidup tidaklah harus selalu begitu. Saya ingin bahagia tanpa mencederai. Saya ingin menang tanpa melukai.

***

Bandung hari ini sudah membaik, namun belum sehat betul. Lebay jika dibilang Bandung sudah berhasil. Bohong pula jika ada yang mengatakan Bandung tidak ada kemajuan. Dalam kurun 2 tahun ini, reformasi birokrasi Bandung sudah membaik. Kinerja birokrasi dari urutan ratusan tahun 2013 sekarang urutan 1 nasional dengan nilai A. Pelayanan publik dari rapor merah sekarang urutan 4 nasional. Transparansi pemerintah sudah urutan 3 dari asalnya urutan 17 di Jawa Barat. Itu progres.

Ijin usaha UKM dihilangkan sama sekali. 7000 warga miskin sudah diberi kredit usaha tanpa bunga dan tanpa agunan. Setiap RW diberi anggaran 100 juta sebagai konsep pemerataan pembangunan. Pengangguran terbuka turun dari 10,9% ke 8 %. Itu semua adalah kemajuan. Jadi Bandung membaik bukan hanya urusan taman, seperti yang sebagian tukang nyinyir kira.

Secara tata kota, perbaikan trotoar dan taman kota bergerak dengan cepat. Interaksi sosial berkorelasi dengan kebahagian. Karenanya Indeks kebahagiaan naik ke 70,6 di akhir 2015. Artinya warga Bandung bahagia. Problem sampah dan jalan rusak sudah hilang dari 5 besar masalah Bandung versi survey warga. Adipura hadir lagi setelah 17 tahun absen. Namun secara jujur, Kota Bandung masih punya hutang masalah yaitu urusan pengurangan banjir dan kemacetan. Dua problem ini menjadi prioritas di sisa jabatan saya. 

Dan yang terberat, warga Bandung mayoritas tidak mengijinkan saya pergi sebelum menyelesaikan tugas. Di dalam kata ‘warga Bandung’ terkandung di dalamnya suara relawan yang dulu berjibaku memenangkan saya, suara keluarga saya dan suara mentor hidup saya yaitu ibu kandung saya, yang tidak merestui kemanapun sebelum niat selesaikan periode pertama kewalikotaan Bandung ini tunai. Semoga warga Bandung juga memahami, bantu saya dengan aktif menaati aturan dan berpatisipasi aktif dalam program-program pemkot, agar Bandung Juara berkat usaha bersama.

***

Indonesia tidak hanya Jakarta. Mitos pusat segalanya itu harus dibongkar. Saya yakin Indonesia bisa maju jika di daerah juga dipimpin orang-orang terpercaya dan progresif secara merata. Indonesia bisa hebat dengan kepemimpinan orang-orang hebat seperti Ibu Risma di Surabaya atau Prof. Nurdin Abdullah di Bantaeng.

Saya mungkin bisa ke Jakarta, tapi tidak sekarang. Saya masih ingin menyelesaikan mimpi-mimpi besar di di Bandung, ibukota solidaritas Asia Afrika dan kota desain Unesco ini. Insya Allah banyak hal di Bandung akan menginspirasi Indonesia dan dunia. Oleh karena itu saya memutuskan dengan akal sehat dan jernih hati untuk tidak maju sebagai calon Gubernur Jakarta 2017.

Mohon maaf lahir batin jika keputusan ini mengecewakan semua pihak yang sudah bersemangat menyampaikan aspirasi agar saya maju ke Jakarta di tahun 2017. Insya Allah semua indah pada waktunya.

Dan walau gak nyambung, seperti biasa, bagi para jomblo, bersegeralah menikah agar panjang umur.

Hatur nuhun.

Minggu, 28 Februari 2016

Gerhana matahari

By Aris.

Saksikan... peristiwa sejarah tahun ini... Gerhana Matahari total tgl 9 maret 2016, hanya terjadi di Indonesia...

Sabtu, 27 Februari 2016

Ustad deden

Suatu hari Ustadz Deden pernah menerima telepon dari seseorang yang ingin memondokkan anaknya di pesantrennya.

“Ustadz, menghafal di tempat antum tu berapa lama untuk bisa khatam?”

“SEUMUR HIDUP”, jawab Ustadz. Deden santai.

Meski bingung, Ibu itu tanya lagi, “Targetnya, Ustadz?”

“Targetnya HUSNUL KHOTIMAH, MATI DALAM KEADAAN PUNYA HAFALAN.”

“Mmm…kalo pencapaiannya, Ustadz?”, Ibu itu terus bertanya.

“Pencapaiannya adalah DEKAT DENGAN ALLAH”, kata Ustadz Deden tegas.

Menggelitik, tapi sarat makna. Ustadz Deden berprinsip: CEPAT HAFAL itu datangnya dari ALLAH, INGIN CEPAT HAFAL (bisa jadi) datangnya dari SYETAN.

Sebelum membaca lebih jauh, saya harap anda punya komitmen terlebih dahulu untuk meluangkan waktu satu jam per hari khusus untuk qur’an. Kapanpun itu, yang penting durasi satu jam.

Berikut delapan prinsip yang diterapkan Ustadz Deden beserta sedikit penjelasan dari redaktur AI.

1. Menghafal tidak harus hafal
Allah memberi kemampuan menghafal dan mengingat yang berbeda-beda pada tiap orang. Bahkan imam besar dalam ilmu qiroat, guru dari Hafs -yang mana bacaan kita merujuk pada riwayatnya- yaitu Imam Asim menghafal Al-Quran dalam kurun waktu 20 tahun. Target menghafal kita bukanlah ‘ujung ayat’ tapi bagaimana kita menghabiskan waktu (durasi) yang sudah kita agendakan HANYA untuk menghafal.

2. Bukan untuk diburu-buru, bukan untuk ditunda-tunda
Kalau kita sudah menetapkan durasi, bahwa dari jam 6 sampe jam 7 adalah WAKTU KHUSUS untuk menghafal misalnya, maka berapapun ayat yang dapat kita hafal tidak jadi masalah. Jangan buru-buru pindah ke ayat ke-2 jika ayat pertama belum benar-benar kita hafal. Nikmati saja saat-saat ini. Saat dimana kita bercengkrama dengan Allah. satu jam lho. Masak untuk urusan duniawi delapan jam betah, hehe. Inget, satu huruf melahirkan sepuluh pahala bukan?
So, jangan buru-buru. Tapi ingat, juga bukan untuk ditunda-tunda. Habiskan saja durasi menghafal secara ‘PAS’.

3. Menghafal bukan untuk khatam, tapi untuk setia bersama Qur’an
Kondisi HATI yang tepat dalam menghafal adalah BERSYUKUR bukan BERSABAR. Tapi kita sering mendengar kalimat “Menghafal emang kudu sabar”, ya kan? Sebenarnya gak salah, hanya kurang pas saja. Kesannya ayat-ayat itu adalah sekarung batu di punggung kita, yang cepat-cepat kita pindahkan agar segera terbebas dari beban (khatam). Bukankah di awal surat Thoha Allah berfirman bahwa Al-Qur’an diturunkan BUKAN SEBAGAI BEBAN. Untuk apa khatam jika tidak pernah diulang? Setialah bersama Al-Qur’an.

4. Senang dirindukan ayat
Ayat-ayat yang sudah kita baca berulang-ulang namun belum juga nyantol di memory, sebenarnya ayat itu lagi kangen sama kita. Maka katakanlah pada ayat tersebut “I miss you too…” hehe. Coba dibaca arti dan tafsirnya. Bisa jadi ayat itu adalah ‘jawaban’ dari ‘pertanyaan’ kita. Jangan buru-buru suntuk dan sumpek ketika gak hafal-hafal. Senanglah jadi orang yang dirindukan ayat.

5. Menghafal sesuap-sesua
Nikmatnya suatu makanan itu terasa ketika kita sedang memakannya, bukan sebelum makan bukan pula setelahnya. Nikmatnya menghafal adalah ketika membaca berulang-ulang. Dan besarnya suapan juga harus pas di volume mulut kita agar makan terasa nikmat. Makan pake sendok teh gak nikmat karena terlalu sedikit, makan pake centong nasi bikin muntah karena terlalu banyak. Menghafal-pun demikian. Jika “‘amma yatasa alun” terlalu panjang, maka cukuplah “‘amma” diulang-ulang. Jika terlalu pendek maka lanjutkanlah sampai “‘anin nabail ‘adzhim” kemudian diulang-ulang. Sesuaikan dengan kemampuan ‘mengunyah’ masing-masing anda.

6. Fokus pada perbedaan, baikan persamaan
“Fabi ayyi alaa’i rabbikuma tukadz dziban” jika kita hafal 1 ayat ini, 1 saja!Mmaka sebenarnya kita sudah hafal 31 ayat dari 78 ayat yg ada di surat Ar-Rahman. Sudah hampir separuh surat kita hafal. Maka ayat ini dihafal satu kali saja, fokuslah pada ayat sesudahnya dan sebelumnya yang merangkai ayat tersebut.

7. Mengutamakan durasi
Seperti yang dijelaskan di atas, komitmenlah pada DURASI bukan pada jumlah ayat yang akan dihafal. Ibarat argo taxi, keadaan macet ataupun di tol dia berjalan dengan tempo yang tetap. Serahkan satu jam kita pada Allah.. syukur-syukur bisa lebih dari satu jam. Satu jam itu gak sampe 5 persen dari total waktu kita dalam sehari loh! Lima persen untuk Al-Quran, harus bisa dong ah…

8. Pastikan ayatnya bertajwid
Cari guru yang bisa mengoreksi bacaan kita. Bacaan tidak bertajwid yang ‘terlanjur’ kita hafal akan sulit dirubah/diperbaiki di kemudian hari (setelah kita tahu hukum bacaan yang sebenarnya). Jangan dibiasakan otodidak dalam hal apapun yang berkaitan dengan Al-Qur’an; membaca, mempelajari, mentadabburi, apalagi mengambil hukum dari Al-Quran.

Catatan:
Setiap point dari 1 – 8 saling terkait.

Semoga bermanfaat, niat kami hanya ingin berbagi. Mungkin ini bisa jadi solusi bagi teman-teman yang merasa tertekan, bosan, bahkan capek dalam menghafal.

Kami yakin ada yang tidak setuju dengan uraian di atas. Pro-kontra hal yang wajar karena setiap kepala punya pikiran dan setiap hati punya perasaan. Oh ya, bagi penghafal pemula jangan lama-lama berkutat dalam mencari metode menghafal yang cocok dan pas. Dewasa ini banyak buku ataupun modul tentang menghafal Al-Qur’an dengan beragam judulnya yang marketable. Percayalah, satu metode itu untuk satu orang. Si A cocok dengan metode X, belum tentu demikian dengan si B, karena si B cocok dengan metode Y. Yakini saja sepenuhnya dalam hati bahwa menghafal itu PENELADANAN PADA SUNNAH NABI BUKAN PENERAPAN PADA SUATU METODE.

Satu lagi seringkali teman kita menakut-nakuti, “Jangan ngafal. Awas lho, kalo lupa dosa besar”. Hey, yang dosa itu MELUPAKAN, bukan LUPA. Imam masjidil Harom pernah lupa sehingga dia salah ketika membaca ayat, apakah dia berdosa besar?

Semoga kita masuk syurga dengan jalan menghafal Qur’an. Aamiin.
Selamat menghafal.

(adibahasan/arrahmah.com)

Kamis, 25 Februari 2016

Info sekolah

🌾🍀🍁🍀🌿🍀🍁🍀🌾
Bismillaahirrohmaanirrohiim

KABAR GEMBIRA 📢
Telah dibuka untuk tahun ajaran baru 2016/2017

📚 SDTQ CITAMULIA 🎓

Sekolah Dasar Tahfizh Quran Modern Pertama di Jakarta Selatan ☝

Sekolah Para Calon Pemimpin
Masa Depan Indonesia 👳

Investasi dan Asuransi Surga untuk para Orang Tuanya 📈

TARGET UNGGULAN:

1. Siswa/i SDTQ ini dibina intensif agar dapat Hafal Quran 30 Juz dengan Bacaan yang Tartil/baik

2. Lulus UN Ujian Nasional dengan nilai yang tinggi.

3. Memiliki pemahaman keimanan yang kuat dan karakter Islami

4. Memiliki kemampuan Daily Conversation dalam bahasa Inggris dan Arab

5. Menguasai Basic Essential Skills (Kemampuan belajar mandiri, bersosialisasi, dan berkontribusi)

METODE PEMBELAJARAN:

A. Intensive Multi Teacher Care (IMTC) 2 Tahfizh & 2 Academic teachers setiap kelas dengan maksimum 20 orang siswa/i per kelas

B. Integrated Audio Visual and Active Quranic Learning Method (IAVAQLM)

C. Habitual Islamic Content Based Ambience (HIC Based)

D. Positive IT learning support

INVESTASI DUNIA & ASURANSI SURGA
Mari jadikan putra putri anda bagian dari Investasi Dunia dan Asuransi Surga untuk anda orang tuanya :

• Apabila anak anda hafizh Quran 30 Juz maka berpeluang masuk Universitas terkemuka melalui jalur khusus prestasi (tanpa tes)🎓

• Berpeluang mendapatkan beasiswa ke beberapa universitas di Mancanegara🌍

• Tahukah anda bahwa para penghafal Quran dapat memberikan syafaat untuk 10 orang Keluarganya di akhirat kelak ?👑

🙏 Mohon doakan kami agar dapat membantu anda merealisasikannya

SOFT LAUNCHING
Kami mengundang anda para calon orang tua siswa/i dalam acara Soft Launching

Sabtu, 27 Februari 2016
Jam 09.00 - 11.30 wib
di SDTQ CITAMULIA
Jalan Kebagusan Dalam I No.4 Jakarta Selatan (depan taman Dadap Merah; ex. Kampus AASI)

🏆Saksikan performance dari hafizh/ah cilik Hilya dan Fatahillah juga testimoni dari Mahasiswa UI dan UMJ Alhafizh penerima beasiswa

Untuk konfirmasi kehadiran dan informasi pendaftaran
WA 085717000637
SMS/Call 0812 8887 9381

www.sdtqcitamulia.com

KUOTA  PENERIMAAN
SANGAT TERBATAS💺
Untuk kelas 1
Kuota hanya 20 Siswa/i

Pindahan utk kelas 3
Kuota hanya 20 Siswa/i

YAYASAN CITA INDONESIA MULIA
Penasehat
KH. DR. Muslih Abdul Karim, MA

Penanggung Jawab
H. Aulia Firdaus SE., Ak.
Samira Salim Basalamah SE.
Faizal Hafied S.H., M.H.
Dr. Wildan Fauzan

Tim Pelaksana
H. Ismail Salim Basalamah S.Pd
H. Untung Triantoro, S.Pd., MM
Joko Susanto S.Pd
Suryadi S.Pd.I., M.Pd.I  (Al Hafizh)
Zaenal Muhtadin S.Pd.I (Al Hafizh)
Fahni Febrianika S.Pd.I (Al Hafizah)
Faris Naufal S.T.

Mohon disebarkan semoga bermanfaat, terima kasih.
═════💠💠═════

List Radio FM Jakarta

Halo Pecinta sholat, berikut ini saya posting list radio yang ada dijakarta, terkadang kita setelah melakukan pencarian radio secara otomatis hanya tersedia kode gelombang saja, supaya lebih asik nah saya tampilkan lengkap, Ini saya copas dari Mbah Wikipedia, matur suwun ya mbah. Semoga bermanfaat ya guys...

FM (MHz)[edit]
87.6 Hard Rock FM[1]
88.0 Mustang[2]
88.4 Global FM
88.8 RRI (National Radio) Pro 3
89.2 Green Radio[3]
89.6 I-Radio[4]
90.0 Elshinta[5]
90.4 Cosmopolitan
90.8 Radio OZ Jakarta
91.2 RRI (National Radio) Pro 1
91.6 Indika Milenia
92.0 Sonora[6]
92.4 PAS[7]
92.8 RRI (National Radio) Pro 4
93.2 MD Radio
93.6 Gaya FM
94.3 Woman Radio
94.7 U FM
94.9 dosQRadio
95.1 KISfm
95.5 RASfm – Radio Alaikassalam Jakarta[8]
95.9 Smart
96.0 MQ
96.3 Pelita Kasih[9]
96.7 Radio A
97.1 Radio Dangdut Indonesia (RDI)
97.5 Motion Radio[10]
97.7 U FM
97.9 Female
98.3 Radio Cakrawala-Mandarin Station
98.7 Gen FM[11]
99.1 Delta[12]
99.5 RKM
99.9 Ninetyniners FM Jakarta[13]
101.0 Jak-FM[14]
101.4 Trax FM
101.8 Bahana
102.2 Prambors
102.6 Camajaya Surya Nada
103.0 Pop[15]
103.4 DFM[16]
103.8 Brava Radio[17]
104. 5 NSP FM
104.6 Sindo Radio FM[18]
105.0 RRI (National Radio) Pro 2
105.4 Niaga Chakti Bhudi Bhakti (CBB)
105.8 LiteFM
106.2 Ben's Radio
106.6 Sabda Sosok Sohor (Muara FM)- V-Radio
106.8 Radio Pesona Sacenk
107.0 Dakta FM
107.5 Music City
107.7 Dusasa Radio Kebon Jeruk community
107.75 Radio Prestasi FM
107.8 ERA FM Universitas Negeri Jakarta (radio komunitas)
107.8 Suara Metro 911
107.9 SSK

Sumber: WIkipedia

Ayah aku mau kerja

Kisah insfiratif
“Ayah, aku mau kerja!”
“Jangan, lah. Kamu di rumah saja. Istri itu di rumah tugasnya :)”
“Itu, tetangga kita, dia kerja!”
“Hehe …, dia itu guru, sayaang. Dia dibutuhkan banyak orang. Yang membutuhkan kamu tidak banyak. Hanya Ayah dan anak kita. Di rumah saja, ya.”
“Itu…, tetangga kita yang satunya, yang sekarang sudah pindah ke kampung sebelah, aku lihat dia kerja. Bukan guru. Tidak dibutuhkan banyak orang.”
“Nanti, tunggu Ayah meninggal dunia.”
“Apa-apaan sih?”
“Dia itu janda, sayaaaang. Suaminya meninggal satu setengah bulan yang lalu. Makanya dia kerja.”
“Tapi kebutuhan kita makin banyak, Ayah”
“Kan Ayah masih kerja, Ayah masih sehat, Ayah masih kuat. Akan Ayah usahakan, InsyaAllah.”
“Iya, aku tahu. Tapi penghasilan Ayah untuk saat ini tidaklah cukup.”
“Bukannya tidak cukup, tapi belum lebih. Mengapa Ayah bilang begitu? Karena Allah pasti mencukupi. Lagi pula, kalau kamu kerja siapa yang jaga anak kita?”
“Kan ada Ibu! Pasti beliau tidak akan keberatan. Malah dengan sangat senang hati.”
“Istri Ayah yang Ayah cintai, dari perut sampai lahir, sampai sebelum Ayah bisa mengerjakan pekerjaan Ayah sendiri, segalanya menggunakan tenaga Ibu. Ayah belum ada pemberian yang sebanding dengan itu semua. Sedikit pun belum terbalas jasanya. Dan Ayah yakin itu tak akan bisa. Setelah itu semua, apakah sekarang Ayah akan meminta Ibu untuk mengurus anak Ayah juga?”
“Bukan Ibumu, tapi Ibuku, Ayah?”
“Apa bedanya? Mereka berdua sama, Ibu kita. Mereka memang tidak akan keberatan. Tapi kita, kita ini akan jadi anak yang tegaan. Seolah-olah, kita ini tidak punya perasaan.”
“Jadi, kita harus bagaimana?”
“Istriku, takut tidak tercukupi akan rezeki adalah penghinaan kepada Allah. Jangan khawatir! Mintalah pada-Nya. Atau begini saja, Ayah ada ide! Tapi Ayah mau tanya dulu.”
“Apa, Ayah?”
“Apa alasan paling mendasar, yang membuat kamu ingin bekerja?”
“Ya untuk memperbaiki perekonomian kita, Ayah. Aku ingin membantumu dalam penghasilan. Untuk kita, keluarga kita.”
“Kalau memang begitu, kita buka usaha kecil saja di rumah. Misal sarapan pagi. Bubur ayam misalnya? Atau, bisnis online saja. Kamu yang jalani. Bagaimana? anak terurus, rumah terurus, Ayah terlayani, uang masuk terus, InsyaAllah. Keren, kan?”
“Suamiku sayang, aku tidak pandai berbisnis, tidak bisa jualan. Aku ini karyawati. Bakatku di sana. Aku harus keluar kalau ingin menambah penghasilan.”
“Tidak harus keluar. Tenang, masih ada solusi!”
“Apa?”
“Bukankah ada yang lima waktu? Bukankah ada Tahajud? Bukankah ada Dhuha? Bukankah ada sedekah? Bukankah ada puasa? Bukankah ada amalan-amalan lainnya? Allah itu Maha Kaya. Minta saja pada-Nya.”
“Iya, Ayah, aku tahu. Tapi itu semua harus ada ikhtiar nyata.”
“Kita ini partner, sayang. Ayahlah pelaksana ikhtiarnya. Tugas kamu cukup itu. InsyaAllah jika menurut Allah baik, menurut-Nya kita pantas, kehidupan kita pasti akan berubah.”
“Tapi, Ayah?!”
“Ayah tanya lagi…, kamu ingin kita hidup kaya, apa berkah?”
“Aku ingin kita hidup kaya dan berkah.”
“Kalau begitu lakukan amalan-amalan tadi. InsyaAllah kaya dan berkah.”
“Kalau tidak kaya?”
“Kan masih berkah? Dan…, tahu apa yang terjadi padamu jika tetap istiqomah dengan itu?”
“Apa, Ayah?
“Pilihlah pintu surga yang mana saja yang kamu suka. Dan kamu, menjadi sebenar-benarnya perhiasan dunia.”
***
Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang wanita (istri) itu telah melakukan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga harga dirinya dan mentaati perintah suaminya, maka ia diundang di akhirat supaya masuk surga berdasarkan pintunya mana yang ia suka (sesuai pilihannya),” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Thabrani).
“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah” [H.R. Muslim]

Time schedule of IBF 2016

SUSUNAN ACARA IBF 2016
26 Februari – 6 Maret 2016
Istora Senayan, Jakarta
Jumat, 26 Februari 2016
Waktu Tempat Acara Narasumber (Pengisi Acara)
10.00 - 15.00 Panggung
Utama Festival Qasidah Rebana
12.30 - 14.00 Ruang Anggrek Lomba Mewarnai KKPK dan Komik Cican
16.00 - 18.00 Panggung
Utama Lomba Marawis
16.30 - 18.00 Ruang Anggrek Bedah Buku & Gathering Nasional
Developer Property Syariah

19.00 - 20.30 Panggung
Utama GR Opening Ceremony IBF 2016
Sabtu, 27 Februari 2016
Waktu Tempat Acara Narasumber
(Pengisi Acara)
10.00 - 12.00 Panggung Utama Opening Ceremony Islamic Book Fair 2016
Bpk. Anies Baswedan (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI), Teuku Wisnu, Izzatul Islam
12.30 - 14.00 Panggung Utama Talkshow Buku "Sukses Mulia" Indrawan Nugroho, Jamil  Azzaini, Mia Marianne, 33
Trainer Tempa
13.00 - 14.30 Ruang Anggrek ASEAN Book Council
14.15 - 15.45 Panggung Utama Talkshow "Proses Menuju Akhirat" Ust. Arifin Ilham
14.30 - 16.00 Ruang Anggrek Arabic For Kids; 4 Jurus Dahsyat, Bimbingan Bahasa Arab Mudah dan
Enjoy & Launching Mustaqilli Online
KH. Agus Shohib Khaironi, S.Ag, Lc.
16.00 - 17.30 Panggung Utama Talkshow "Krisis Peradaban Islam"
Haedar Nashir (Ketua PP
Muhammadiyah), Azyumardi Azra, Ihsan Ali Fauzi
16.30 - 18.00 Ruang Anggrek Temu Penulis Buku dan Pemeran
Film "Mimpi Anak Pulau"
18.15 - 19.30 Panggung Utama Launching Buku "Sang Penatap Matahari" Tasaro GK., M. Gunawan Yasni
18.15 - 19.30 Ruang Anggrek Bedah Buku "Ilusi Negara Demokrasi"
Rochmat S. Labib, Arief B.
Iskandar
19.30 - 21.00 Panggung Utama Launching Buku Seri Keluarga "Masuk Surga Sekeluarga" Ust. Bachtiar Nasir
Minggu, 28 Februari 2016
Waktu Tempat Acara Narasumber
(Pengisi Acara)
10.30 - 12.00 Panggung
Utama Bedah Buku 'Harmony of Humanity'
Karya Raghib as Sirjani Dr.Adian Husaini, Dr. Yudi Latief
10.30 - 12.00 Ruang Anggrek Bedah Buku "Gerakan Anti
Sembrono" Luky B. Rouf
12.30 - 14.00 Panggung
Utama Launching dan Bedah Buku "11
Bintang" Mahdavi
14.15 - 15.45 Panggung
Utama
Training Akbar Menghafal Al-Quran Metode Tikrar "Hafal Tanpa Menghafal"
Ust. Hamim Tohari
14.30 - 16.00 Ruang Anggrek Story Telling & Cerita Buku Anak
15.45 - 17.00 Panggung
Utama Talkshow "Tentang Cinta, Jodoh dan Allah"
Ikhsanun Kamil, Fuefue Elmart, Irja Nasrullah, Febrianti Almeera, Ummu Rumaisha
16.30 - 18.00 Ruang Anggrek Bedah Buku "Jalan Tengah Demokrasi"
Ismail Yusanto, Sohibul Iman, Tohir Bawazir
17.00 - 18.15 Panggung
Utama Talkshow Inspiratif "Mengukir Sejarah dengan Sejarah" Felix Siauw, Sayf Ghazi, Alfatih
Satria, @YukNgajiID
18.30 - 19.45 Panggung
Utama Talkshow "Halaqah Cinta" Arif Rahman Lubis, Aldilla Dharma
20.00 - 21.00 Panggung
Utama Meet and Greet Ria Ricis Ria Ricis
Senin, 29 April 2016
Waktu Tempat Acara Narasumber
(Pengisi Acara)
10.30 - 12.00 Panggung
Utama Talkshow "Membangun Karakter
Anak" Anis Matta
09.00 - 12.00 Ruang Anggrek Lomba Syarhil & Fahmil Qur'an
(Babak Penyisihan I)
12.30 - 14.00 Panggung
Utama Talkshow 'Psikologi Al-Qur'an dalam Keluarga'
Ust. Subhi al-Bughuri, Prof. Dr. H. Achmad Mubarok, Prof. Dr. Hj. Tuti Alawiyah AS.
12.30 - 14.00 Ruang Anggrek Lomba Syarhil & Fahmil Qur'an
(Babak Penyisihan I)
14.30 - 16.00 Ruang Anggrek Lomba Syarhil & Fahmil Qur'an
(Babak Penyisihan I)
16.30 - 18.00 Panggung
Utama Talkshow "Seputih Hati; Memoar
Cinta Seorang Ayah" Dwi Mukti Wibowo, Prita Laura
19.00 - 20.30 Panggung
Utama Talkshow "Halal Food"
19.00 - 20.30 Ruang Anggrek Gathering Pustakawan se-Indonesia
Selasa, 1 Maret 2016
Waktu Tempat Acara Narasumber
(Pengisi Acara)
10.30 - 12.00 Panggung
Utama Launching Buku "Pokok-Pokok
Peraturan Hidup dalam Islam" KH. Hajidz Abdurrahman, MA.
09.00 - 12.00 Ruang Anggrek Lomba Syarhil & Fahmil Qur'an
(Babak Penyisihan II)
12.30 - 14.00 Panggung
Utama Launching Buku 'Mendaki Jalan Kemuliaan' & 'Menikmati Hidup Mengingat Mati'
Dr. H. Hasan Basri Tanjung,
MA., Dr. H. Sunandar Ibnu Nur,MA
12.30 - 14.00 Ruang Anggrek Lomba Syarhil & Fahmil Qur'an
(Babak Penyisihan II)
14.30 - 16.00 Panggung
Utama Talkshow "Kado Pernikahan Terindah" Ust. Ibnu Watiniah
14.30 - 16.00 Ruang Anggrek Lomba Syarhil & Fahmil Qur'an
(Babak Penyisihan II)
16.30 - 18.00 Panggung
Utama Talkshow "7 Kiat Menjadi Orangtua Shalih"
Ihsan Baihaqi (International Parenting Trainer)
16.30 - 18.00 Ruang Anggrek Talkshow Terapi Gelombang Suara Al-
Qur'an; "Al-Qur'an Obat Lahir Bathin" Ust. Abdul Roziq
19.00 - 20.30 Panggung
Utama Islamic Singer Audition 2016 (Final)
Rabu, 2 Maret 2016
Waktu Tempat Acara Narasumber
(Pengisi Acara)
09.00 - 12.00 Panggung
UtamaLomba Cerdas-Cermat Sains & Al-
Qur'an (Babak Penyisihan)
12.30 - 14.00 Panggung
Utama Seminar Pendidikan Islam "Sosok Pendidik Islami" Drs. H. Sukro Muhab, M.Si.
(Ketua JSIT Indonesia)
14.30 - 16.00 Panggung
Utama
Lomba Cerdas Cermat Sains & Al- Qur'an (Babak Final)
16.30 - 18.00 Panggung
Utama Bedah Buku "10 Kuliah Agama Islam"
& "Bergiat Dakwah Merajut
Ukhuwah" Dr. Adian Husaini, M.Fauzil
Adhim, Solikhin Abu Izuddin, Shofwan Al Banna
16.30 - 18.00 Ruang Anggrek Talkshow "Saat Entitas Berbicara
dengan Bahasa Kalbu dan Akal"
Dr. Ali Unsal (Penulis dari
Turki), Astri Katrini Alafta, S.S.,
M.Ed.
19.00 - 20.30 Panggung
Utama Ngaji dan Ngobrol Bareng Ustadz Ust. Wijayanto, Gus Awy
(Penulis Buku Q&A)
Kamis, 3 Maret 2016
Waktu Tempat Acara Narasumber
(Pengisi Acara)
10.00 - 12.00 Panggung
Utama Lomba Syarhil & Fahmil Qur'an (Babak Final)
12.30 - 14.00 Panggung
Utama Lomba Syarhil & Fahmil Qur'an (Babak Final)
14.30 - 16.00 Panggung
Utama Talkshow "Keluarga Bahagia dengan Menjadi Keluarga Qur'ani, Satu
Keluarga Satu Hafidz"
Ustadz Agus Sujadmiko &
keluarga
14.00 - 16.00 Ruang Anggrek Diskusi Forum Anggota IKAPI DKI
Jakarta
16.30 - 18.00 Panggung
Utama
Talkshow Pentashihan "Kesucian dan
Keindahan Al-Qur'an'
Dr. Muchlis M. Hanafi, MA.,
Sahrul Gunawan
19.00 - 20.30 Panggung
Utama Islamic Singer Audition 2016 (Grand
Final)
19.00 - 20.30 Ruang Anggrek Talkshow "Lebih Dekat dengan
Keluarga Nabi SAW."
Ust. Budi Ashari, Ust. Khalid Basalamah
10.30 - 12.00 Panggung
Utama Talkshow "Bersama Hingga Jannah" Ust.Haikal Hasan, Ust. Bendri
Jaisyurrahman
13.00 - 14.30 Panggung
Utama
Pengenalan Metode Menghafal Al-
Qur'an Sub-Kalimat Nanang Solihin, Hafiz
13.00 - 14.30 Ruang Anggrek Talkshow Parenting
14.30 - 16.00 Panggung
Utama Talkshow "Dampak Gemar Menulis Bagi Anak" dan Launching Buku "One
Day to Write"
Lala Elmira, Elly Risman, Kang Heni
14.30 - 16.00 Ruang Anggrek Workshop "Menghafal Al-Qur'an
Semudah Menggerakkan Jari Tangan dengan Metode Matematika Al-
Qur'an"
Ust. Nurul Habiburrahman,
MA., Ustadzah Nurul Hikmah, MA.
16.30 - 18.00 Panggung
Utama Launching "Al-Qur'an Khusus Belajar" Ust. Yusuf Mansur
16.30 - 18.00 Ruang Anggrek Workshop Pendidikan untuk Orangtua
dan Guru
19.00 - 21.00 Panggung
Utama Indonesia Nasheed Award Humood Alkudher, Egi Edcoustic, dll
19.00 - 20.30 Ruang Anggrek Talkshow "Setahun Merajut Cinta di
Bumi Syariah" Kondisi Suriah Terkini
Ust. Ihsan al-Faruq (Relawan
Kemanusiaan Misi Medis
Suriah)
Sabtu, 5 Maret 2016
Waktu Tempat Acara Narasumber
(Pengisi Acara)
10.30 - 12.00 Panggung Utama Bedah Buku "Muhammad 3" Tasaro GK
10.30 - 12.00 Ruang Anggrek Talkshow "Cara Cepat dan Mudah
Mengiramakan Al-Qur'an ala Imam Masjidil Haram"
Ust. Abdul Roziq
12.30 - 14.00 Panggung Utama Talkshow dan Bedah Buku "Ayat- Ayat Cinta 2" Habiburrahman El Shirazy
12.30 - 14.00 Ruang Anggrek Talkshow "Peran Pesantren dalam
Mendidik Bangsa"
KH. Hasan Abullah Sahal, Adnin Armas
14.10 - 15.30 Panggung Utama Launching Buku "Hijrah" Peggy Melati Sukma
14.30 - 16.00 Ruang Anggrek Bedah Buku "Profesi-Profesi Hina
yang Dianggap Mulia" Ust. Syamsudin Ramadhan
15.30 - 17.00 Panggung Utama
Launching & Bedah Buku "Cerdas
Haji & Umroh"; Filosofi Haji & Umroh
Bagi Keluarga Qur'ani
Dr. M. Syafii Antonio, M.EC.

17.00 - 18.15 Panggung Utama Acara Sponsor (OJK)
19.00 - 20.30 Ruang Anggrek Bedah Buku "Terjebak di Dunia
Maya" Rita Marlita, Kak Seto
Minggu 6 Maret 2016
Waktu Tempat Acara Narasumber
(Pengisi Acara)
10.30 - 12.00 Panggung Utama Tabligh Akbar "Dakwahku,
Bersamamu di Jalan Berliku" Salim A. Fillah, Felix Siauw
12.30 - 14.00 Panggung Utama Talkshow dan Bedah Buku "Pulang" Tere Liye
12.30 - 14.00 Ruang Anggrek Talkshow "Jodoh" Fahd
14.30 - 16.00 Panggung Utama Talkshow Dilan / Milea (Suara Hati
Dilan) Pidi Baiq

14.30 - 16.00 Ruang Anggrek Bedah Buku "Profesi-Profesi Hina
yang Dianggap Mulia" Ust. Syamsudin Ramadhan
16.30 - 18.00 Panggung Utama Talkshow & Performance 2F (Fatin &
Fuadi) Fatin Shidqia Lubis, A. Fuadi
19.00 - 20.30 Panggung Utama Closing Ceremony Islamic Book Fair
Sumber website ibf 2016
www.islamic-bookfair.com/download/susunan-acara-ibf-2016/?wpdmdl=444

TANGGAPAN DARI MAJELIS ULAMA INDONESIA TENTANG CERAMAH SYAIKH AHMAD MUHAMMAD ATH THAYYIB DARI UNIVERSITAS AL AZHAR MESIR


Rangkuman sikap Pimpinan MUI thd ceramah Syaikh Akbar al-Azhar, Syaikh Ahmad Muhammad ath-Thayyib al-Asy'ariy di kantor MUI pd Senin, 22 Feb 2016 sbb :

1. Pimpinan MUI menyampaikan apresiasi atas kunjungan beliau ke kantor MUI. Namun menyesalkan sebagian ceramah beliau yg mengandung tasykik (mengaburkan substansi masalah) dan terkesan simplikasi (menyederhanakan masalah) thd persoalan Sunni-Syi'ah.

2. Pimpinan MUI tetap mengacu kepada hasil keputusan Rakernas MUI 1984 dan buku panduan MUI bhw

• TERDAPAT PERBEDAAN USHUL (POKOK AGAMA) ANTARA SUNNI DAN SYI'AH.
Lihat buku "Himpunan Fatwa MUI Sejak Th 1975".

• SYI'AH DI INDONESIA HANYA ADA SATU FIRQOH YAITU IMAMIYAH ITSNA ASYARIYAH ALIAS RAFIDHAH YG JELAS MENYIMPANG.
Lihat buku panduan MUI "Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi'ah di Indonesia".

3. Pimpinan MUI tidak sependapat jika dikatakan "Syi'ah dan Sunni adalah bersaudara". Syi'ah yg mana?? Apakah Syi'ah yg membunuhi Ahlus Sunnah di Iran, Iraq, Lebanon, Suriah, dan Yaman? Ucapan itu sdh tidak relevan lagi pd masa sekarang.

4. MUI tetap akan mengeluarkan fatwa ttg kesesatan lima ajaran yg selama ini dianut oleh Syi'ah (mainstream), yaitu:
• سب الصحابة  (mencela para shahabat)
• عصمة الإمامة (Para imam makshum)
• رفض الخلفاء الراشدين (Menolak Kekhalifahan yang empat)
• تحريف القرآن (Merubah Al Aquran)
• نكاح المتعة (nikah Mut'ah)

والله ولي التوفيق وهو المستعان وإليه التكلان

Semoga bermanfaat.
Bogor, 23 Feb 2016
Ust. Irfan Helmi hafizhahullah
Kesekjenan Majelis Ulama Indonesia

Rabu, 24 Februari 2016

Usholi Begitu Familiar

Usholi
Apa itu Usholi?
Berawal dari kata:  Ustad.. Soleh… menjadi Ushol.  Lalu I nya apa? Ikatan hati/ Indonesia, yah terserah antum semua deh.

Sempat di rubah menjadi U-12 tapi terlalu baku dan kurang familiar dan terlalu ekslusif seolah-olah hanya ada 12, padalah kita tidak pernah tau dinamika halaqoh bertambah atau berkurang. Tentu suatu harapan anggota grup ini akan terus bertambah dan menjadi kuat.
Menyebut usholi lebih enak, mengingatkan kita akan sholat
Dan I nya Ikatan hati antar anggota di grup usholi ini.

Tiada yang lebih berkesan selain mengingat grup ini, walau yang datang tidak full tetapi program kami selalu berjalan, karena sudah mempunyai komitmen. Walau kadang kita melupakan etika dan saling mencela, tapi kita tetap saudara. Kedewasaan telah merubah sifat kita pada jaman jahiliyah menjadi sangat terang.

Satu hal yang menarik di Usholi adalah kaya akan SDM yang berkualitas, antum bisa menjabarkan sendiri. Kagum ana akan hal ini.

Grup ini juga telah merubah sifat seseorang yang tadinya tidak peduli menjadi peduli dan sangat peduli dengan saudaranya.

Berbicara tentang Usholi tidak ada habis-habisnya karena memang pertemuan tiap pekan selalu berkesan, apalagi sudah ada fasilitas Saung Qur’an, dan semua anggota sudah menggunakan Whatsapp. Sungguh semakin dimudahkan